Artikel Immortal


    Perawatan Sempurna untuk Area Kewanitaan

    15 Sepember 2016 ιby : admin

    Area kewanitaan merupakan bagian paling sensitif pada tubuh wanita. Menjaga kebersihan dan kesehatan area kewanitaan sangatlah penting mengingat vulva sangat rentan terhadap bakteri, jamur, dan parasit yang dapat berujung kepada penyakit.

    Saat ini, banyak wanita yang belum menyadari pentingnya merawat kebersihan area kewanitaan, terbukti dengan masih banyaknya kasus reproduksi buruk di dunia. Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), sebanyak 33% dari total jumlah penyakit yang diderita oleh perempuan di dunia merupakan kasus kesehatan reproduksi buruk1. Berbagai penyakit reproduksi ditandai dengan gejala keputihan yang berbau tak sedap, gatal, dan terasa tidak nyaman. Gejala keputihan menunjukkan adanya ketidakstabilan kadar keasaman pada vagina yang normalnya adalah pH 4.0 – 4.52. Membersihkan area kewanitaan secara teratur dan sempurna merupakan cara untuk menjaga kestabilan kadar keasaman vagina dan mencegah keputihan.

    Penggunaan air saja untuk membersihkan area kewanitaan tidaklah cukup, dan penggunaan antiseptik malah akan membunuh bakteri baik yang diperlukan oleh vagina3. ACTIFEM Feminine Hygiene menjadi solusi untuk merawat area kewanitaan agar selalu dalam kondisi ideal.

    Berbeda dengan antiseptik, ACTIFEM Feminine Hygiene dibuat khusus menyesuaikan kondisi ideal vagina dengan tidak membunuh bakteri baik agar kadar keasaman tetap stabil. Keseluruhan kandungan dalam ACTIFEM telah teruji klinis sehingga aman untuk digunakan. Asam laktat dalam ACTIFEM memberikan suasana asam yang kondusif untuk pertumbuhan bakteri baik (lactobacillus), dan dapat menghambat pertumbuhan bakteri patogen4. ACTIFEM juga mengandung lactomoist yang merupakan hasil dari fermentasi susu, dapat melembabkan vagina sehingga terasa nyaman5.

    Tidak hanya itu, kandungan surfactan lembut pada ACTIFEM dapat membersihkan secara efektif, namun tidak menimbulkan iritasi6. Pada intinya, area kewanitaan yang sensitif harus dirawat dengan menggunakan Feminine Hygiene terbaik agar tetap sehat. ACTIFEM hadir dengan kepedulian terhadap kebutuhan wanita untuk menjadi solusi perawatan sempurna bagi area kewanitaan.


 

REFERENSI :

1 World Health Organization Regional Office for South East Asia (2000). Operational Research on Reproductive Health Meeting Report.
Link:http://apps.searo.who.int/PDS_DOCS/B3504.pdf accessed in May 24th, 10:36 PM

2 Boskey, et al. (2001). Origins of vaginal acidity: high D/L lactate ratio is consistent with bacteria being the primary source. Thomas C.Jenkins Department of Biophysics, Johns Hopkins University dan ReProtect LLC, Baltimore, USA.

3 FPA Organization and National Health Service England (2014). Thrush and Bacterial Vaginosis, Looking After Your Sexual Health.
Link:http://www.fpa.org.uk/sites/default/files/thrush-bacterial-vaginosis-information-and-advice.pdf accessed in May 24th, 12:05 PM

4 Al‐Ghazzewi, F. H., & Tester, R. F. (2016). Biotherapeutic agents and vaginal health. Journal of applied microbiology.

5 Emery, et. al (2012). P51 Patient-reported effects of vaginal lactose as a prebiotic for bacterial vaginosis. Abstracts of the 4th joint BASHH-ASTDA meeting in Brighton, UK, 27–29 June 2012.

6 Final Report on the Safety Assessment of Cocoyl Sarcosine, Lauroyl Sarcosine, Myristoyl Sarcosine, Oleoyl Sarcosine, Stearoyl Sarcosine, Sodium Cocoyl Sarcosinate, Sodium Lauroyl Sarcosinate, Sodium Myristoyl Sarcosinate, Ammonium Cocoyl Sarcosinate, and Ammonium Lauroyl Sarcosinate. International Journal of Toxicology 2001 vol. 20.

Keywords: keputihan; kesehatan reproduksi; area kewanitaan; feminine hygiene; Actifem


Jika ada pertanyaan lebih lanjut, hubungi kami